Photo On The Spot 2026: Cara Kreatif Purworejo Kenalkan Destinasi ke Mahasiswa Internasional

Photo On The Spot 2026: Cara Kreatif Purworejo Kenalkan Destinasi ke Mahasiswa Internasional

PURWOREJO – Kamis (12/2/2026) menjadi momentum bagi sektor pariwisata Purworejo untuk menjajal kekuatan promosi berbasis konten digital lewat agenda 'Photo On The Spot'. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo mengajak puluhan anak muda, termasuk mahasiswa mancanegara, untuk membedah potensi estetika kota melalui lensa kamera.

Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan strategi branding bertajuk "Dolan Purworejo" yang menyasar para pembuat konten (content creator). Tiga destinasi utama menjadi sorotan: Art Center, Museum Tosan Aji, dan Pantai Dewaruci Jatimalang.

Kolaborasi Lintas Negara dan Komunitas

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 25 peserta yang merupakan perpaduan antara mahasiswa internasional dari Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) serta komunitas lokal.

"Ada sembilan mahasiswa asing, yakni lima dari Mali, Afrika, dan empat dari Timor Leste. Kami juga menggandeng komunitas Purworejopop yang terdiri dari pengurus OSIS serta konten kreator muda tingkat SMP hingga mahasiswa," ujar Neira.

Perjalanan dimulai dari Kantor Dinporapar dengan berjalan kaki menuju Art Center untuk mengeksplorasi Ekspo yang sedang berlangsung. Momen paling menarik terjadi saat para mahasiswa asal Mali dan Timor Leste tersebut berganti busana menggunakan pakaian adat Jawa. Di bawah arahan fotografer profesional, mereka melakukan sesi pemotretan yang memadukan unsur tradisi dan modernitas.

Pengalaman Budaya yang Autentik

Setelah mendalami sejarah di Museum Tosan Aji, dengan pendampingan guide lokal, rombongan bertolak menuju Pantai Dewaruci Jatimalang naik Angkutan Kota yang sudah disediakan. Kehadiran para peserta internasional ini dianggap sebagai katalis untuk meningkatkan nilai tawar wisata Purworejo di mata dunia.

"Meskipun mereka sedang belajar di sini, mereka adalah aktor promosi atau kolega kita. Mereka mengambil gambar dan video sesuai versi mereka, lalu mengunggahnya ke media sosial masing-masing. Ini adalah kolaborasi organik untuk mengenalkan Purworejo," tambah Neira.

Memperkuat Citra "Positioning" Daerah

Sementara itu, Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, S.STP., M.M., menegaskan bahwa pelibatan segmen pelajar dan komunitas internasional adalah langkah strategis untuk menguji kelayakan wisata kota di mata wisatawan mancanegara.

"Kami ingin meningkatkan positioning pariwisata Purworejo. Kekuatan kita hari ini adalah kolaborasi. Mereka bukan sekadar penonton, tapi menjadi talent langsung yang merasakan pengalaman mengenakan busana Jawa dan menikmati kekayaan heritage kita," ungkap Bangun.

Menurut Bangun, kombinasi antara wisata sejarah di pusat kota dan kuliner di tepian pantai merupakan paket lengkap yang mampu memberikan pengalaman berkesan (experience). Diharapkan, rasa kagum yang dirasakan para peserta ini akan bertransformasi menjadi promosi sukarela yang menjangkau level regional hingga internasional. (imron/pwj)